Cinta Kembang Gula…

Kali ini aku ingin bercerita kepadamu, hanya dirimu saja. Tentang hati yang bermula penuh cinta, dengan lapis-lapis langit bertabur kembang gula serta barisan pelangi indah berjuta warna. Aku baru saja tahu sesungguhnya cinta layaknya cat minyak yang membungkus wujud asli setiap benda atau makna. Yang bersama waktu perlahan-lahan mulai luruh, mengelupas dan membuatku sadar ternyata aku tertipu oleh pesonanya.

Aku juga ingin bercerita kepadamu tentang jiwaku yang akhir-akhir ini sering seperti hilang. Jiwaku mulai sering mendadak melesat tinggi sekali melayang, lalu terhempas pada sekotak sunyi yang beku dan menyakitkan. Juga sering tersesat di dalam ruang hampa udara yang membuatku sesak, terengah, bahkan sulit bernafas. Sedetik kemudian, dunia seperti tiba-tiba kelebihan suara. Ada yang menjerit, ada yang terisak, dan ada yang hanya diam saja sambil gemetar, seperti mau meledak saja rasanya. Hingga akhirnya aku hanya mampu berteriak lemas sambil menutup mata. Aku ketakutan, kiranya tak paham lagi dunia macam apa yang aku pijak saat ini.

Ahh tapi kukira tak elok rasanya jika harus menceritakan semua gamangku padamu. Kalau begitu, mungkin akan lebih baik jika kupendam saja. Jadi kali ini aku akan bercerita padamu tentang kembang-kembang di taman yang mulai mekar dari kuncupnya, dan kupu-kupu beraneka warna yang hinggap di kelopaknya. Juga tentang gemericik air di sungai belakang rumah, harum tanah basah serta desau angin yang menyapa lembut wajahku di setiap pagi ku membuka jendela kamar. Tak lupa juga aku akan bercerita tentang cinta dan hangatnya yang menghiasi setiap hariku, tentunya dengan wajahmu yang selalu hadir dalam mimpi-mimpi indahku.

ijinkan aku (berulang kali) berdamai dengan cinta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: