Panggil Aku Kartini…

Duk tak duk tak duk….Jantungku terdengar lebih berirama dari biasanya, terkadang cepat, terkadang mendadak lebih lambat, namun tak jarang bahkan seperti terengah-engah. Terompet ditiup, genderang ditabuh bertalu-talu, permadani merah berdepa-depa dibentangkan. Gemerincing sudah terdengar dari kejauhan, waktunya telah tiba, waktunya telah tiba, seru orang disekelilingku.

Hari ini, ya hari ini akan menjadi penanda, bahwa esok akan berbeda dari sebelumnya. Tak perlu mengharapkan meriahnya kembang api, karna hanya dengan menjadi sebuah lilin – yang tentu saja kuharap sinarnya dapat abadi – mampu menyumbang cahaya serta mempercantik gulita. Ahh, tentu tak semuanya akan mampu berjalan dengan benar, sebab bisa jadi topan berhembus terlalu kencang, menderu, menghempas, mencuri cahaya yang ada. Atau bahkan gelap terlalu pekat untuk disinari, seperti malam yang renta, penuh karat, hingga sinarnya tak jua kentara. Namun tak apa, setidaknya disana masih ada harapan, meski aku tak perlu harus merubah jaman. Sebab aku yakin, aku tidaklah seorang.

…Kukerahkan seluruh dayaku untuk pertiwi

Terimalah bhaktiku…Terimalah pengabdianku

Abdi Praja Dharma Satya Nagara Bhakti

Abdi Praja Dharma Satya

Nagara Bhakti…*


p.s. all what you have to do is….to believe

*HYMNE ABDI PRAJA DHARMA SATYA NAGARA BHAKTI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: