Tak Cukup Rindu….

By pitzputz

13 Juni 2011

Category: meracau

18 Comments »

Cinta ini seperti percik ombak menggapai helai-helai angin, menukik hilang, melesat mengembang. menipis terkikis, memenuh seluruh. menghempas meluruh, menggelombang menggemuruh.

Aku merinduimu

Hasrat itu tersimpan rapat hingga beberapa warsa. Terbungkus rapi sekali sehingga semut yang lewat pun tak sanggup mencium aroma manisnya. Dan rindu itu terus tumbuh dibalik bungkusan rapat di hati terdalam. Berproses seiring bahagia, kesedihan, tawa dan air mata.

Tapi tentu saja rindu terpendam lebih banyak deritanya

Ah, andai kau tahu betapa perkasanya diriku bisa menyimpan rindu ini begitu lama, tanpa tahu kapan dia akan kau jemput lalu kau bawa serta. Berat membawanya kemana-mana. Sementara kerinduan terus tumbuh dan mulai menusuk-nusuk memberontak ingin mencuat. Padahal aku tak bernyali membuka bungkusnya.

Maka biar sajalah rindu itu begini. Biar saja sampai si rindu lelah sendiri. Karena bagiku akan lebih menderita bila kusajikan rinduku, tapi kau tak kunjung mencicipinya. Kau tahu, Itu lebih tak sanggup aku terima.

Jadi baiknya…Biarlah rindu ini kupikul sendiri kemana-mana. Hingga nanti tiba masanya si rindu akan lelah, keriput, semaput… lalu menguap.

Puisi apa yang bisa kutuliskan untukmu?
Sedangkan kata-kata tak banyak berarti di duniamu
Sementara rima dan bunyi tak bisa lagi lekat di telingamu

Puisi apa yang sanggup kubacakan di hadapanmu?
Padahal untukmu…aku punya bait-bait yang panjangnya tak hingga
aku punya melodi-melodi yang dentingnya tak berujung

Puisi apa yang bisa kau tuliskan untukku?
Puisi apa yang sanggup kau baca dihadapanku?
Sedangkan kau pun tak punya huruf untukku.

p.s. aku sedang rindu, itu saja.

Iklan

18 Responses to “Tak Cukup Rindu….”

  1. puitis sangat kata-kata rindunya 😉
    rindu jangan dikemas erat begitu – sampai semutpun ‘gak ngeh …
    labuhkan segera – kalo terus diperam was2 matang dlm pendaman …
    seumpama duren – manisnya akan bercampur rasa ‘pahit … 😉

  2. Rindu adalah penyakit kronis,yang bisa hinggap kesegala usia..
    deru jantung tidak menentu,mengurangi pasokan oksigen ke otak,hingga membuatnya tak bisa berfikir jernih…
    kadang mengawang,menjelma menjadi sosok yang dirindukan,..apapun yang terabai,..ah,rindu.. andai hatiku tak terpaut padamu,rindu ini tak kan sedahsyat tsunami :mrgreen?

  3. Ada lagu Rindu Serindu rindunya…, Mulan Merindu, Rindu setengah mati, Rindu hatiku … Ada jg buku Rindu Dendam, dll. Sip … Salam kenal ya ….

  4. Rindu itu nikmat… 😳
    Tapi kadang bisa juga membuat derita….
    Hati yang tak tahan sungguh terperi tak terkira…

  5. merindu sama siapa tho non…sajaknya koq…..

  6. rindu yg melarat … 😛
    btw … mampir kerumahku dan menangkan quizz berhaduah 1 juta rupiah :

    http://abrussiana.wordpress.com/2011/06/11/bali-kan-cd-sikin-…/

  7. ah.. biarlah rinduku indah pada waktunya, walopun saat ini rindu itu tengah menusuk2 jiwaku… 😀

  8. aku juga sedang merindu….hiks..:((

  9. merindu … sptnya semua orang selalu mengalami ini.. termasuk diriku rindu ama ortu yg jauh dimata, rindu ama kampuang halaman, rindu sama sahabat2 lama dan banyak lagi rindu2 yg lain

  10. woww – masih ‘belum cukup rindunya …
    selalu merindu rupanya? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: