Bukanlah malam milik kita

By pitzputz

8 Oktober 2011

Category: meracau

15 Comments »

Matahari selalu saja indah menjelang redup, merah merona berbalut jingga.
Senja tanpa kata turun bergegas, selirik terlihat gamang ketika malam berjingkat memaksanya beranjak.
Sayang, senja tadi bukanlah milik kita, serupa benar dengan malam ini, ketika kita hanya bisa saling memandang dengan rasa.
Ada yang memaksa memisahkan angan yang kita miliki di sepanjang hari, menjadikan malam ini aku bukan milikmu dan kamu bukan milikku.

Tapi Lelakiku, ini bukan akhir segalanya, matahari pagi telah berjanji untuk membawamu kembali.
Maka biarlah malam ini dengan congkaknya memisahkan kita, dan esok aku akan kembali disini menunggumu, tepat digaris fajar.

Kaku mu tergeragap,
tertunduk,
terduduk,
terucap….maaf.

————————————————————————————————————————————–
dibalik layar :

Kalau malam ini bukan milik kita, lalu siapa dong?
*garuk-garuk*
ketombean?
enggak.
ditanya kok malah garuk-garuk sih?
nah yang dodol nih yang nanya apa yang ngasi judul sih, bingung dah 😀

Iklan

15 Responses to “Bukanlah malam milik kita”

  1. yang dodol pitzputz . . . . 😀 😛

  2. yang dodol … maksudnak ‘dodol garut ?!

  3. pitzputz…… tertunduk,.. terduduk …
    belum ‘tersungkur kan …
    apa sudah terpuruk ?! 😀

  4. hanya bisa memandang dari balik kaca…
    walaupun matahari berjanji, tetap saja dirinya tak tersentuh..

    *hwaaaaaaaaa…*

  5. masih adakah esok matahari yg sama spt hr ini…..?
    ragu…. menyergap sebagian otakku…
    ragu…menggulung anganku…
    ragu…lelakiku , akan kembali kpd ku….

    @@wk…………trus, sing kembali….sp putz…….????

  6. Aku cuma ikutan garuk2 aja…. Tapi karena ketombean… wkwkwkw…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: