Insomnia

By pitzputz

18 April 2012

Category: fiksi

3 Comments »

Adakalanya aku terbangun tiap satu jam di tengah malam, menatapmu lekat, menciumi wangimu sejengkal lebih dekat, lalu kembali terdiam, menahan satu-persatu bulir air yang memaksa tumpah mencipta basah, musnah, bersamaan dengan mimpi yang kian tak kau jamah.

Iklan

3 Responses to “Insomnia”

  1. Subhanallah … perempuan muslimah yg ‘curhat pada-Nya diatas sajadah yg basah tumpahan air mata … itulah sibaik-baiknya air mata …nice

  2. kutunggu kunjungan balik ya … nice 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: