Sebab hitam bukanlah warna

By pitzputz

25 April 2012

Category: fiksi

2 Comments »

Nyatanya menjadi kamu itu monokrom, seperti Yin dan Yang, hitam dan putih. Kau limbung? lalu apa yang menjadi inginmu? Mendekap warna-warni mejikuhibiniu atau justru terjebak dalam gradasi hitam dan putih yang meragu?

Maka bebaskan, usaikanlah kalut, bangkitkan kembali hati yang telah kau nisankan. Dan akhirnya, segala yang riuh akan kembali tenang, percayalah – kau pun mampu melukis pelangi pada kanvasmu sendiri, polikromatik, semestinya tetap indah bahkan pada serat tak beraturan sekalipun.

lalu…adakah yang lebih mantra dari kata-kata yang menyulap luka menjadi gulagula?

The Free Dictionary: The active, male cosmic principle in Chinese dualistic philosophy.

Iklan

2 Responses to “Sebab hitam bukanlah warna”

  1. memang luar biasa, kau bisa hancurkan dunia, tapi takkan mampu menghilangkan kata

  2. dimana akan kulukis pelangi jika kanvas pun sudah tak kumiliki lagi…? dibekunya dadaku ataukah dikerut keningku..? karena semuanya serba menghitam di sana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: