Kisah ku

By pitzputz

7 Mei 2012

Category: fiksi

6 Comments »

Ingin ku berkisah :
tentang rindu atau entah yang acap menjajah,
tentang menghitung detik dan detak putus asa demi menunggu siluetmu,
tentang mencintaimu selayak menumpuk ragu demi ragu.

Ingin ku berkisah
(dengan tinta mengering serta pena terpatahkan) : mengukirmu yang abstrak,
tentang aku yang pecah tanpa kau banting,
tentang sulitnya aku bernafas,
atau tentang isak yang justru kian memperparah sesak.

Maka jangan larang aku menangis!
(pun jika aku tergugu kaku menguburmu dalam perihnya rindu): nyatanya, ada kenikmatan berbentuk pilu, pada akhirnya,
sebab bagiku, Kau selayak mentari yang kudamba kala gelap pekat,
meski terberangus, meski terbakar, namun aku hidup dari caraku mencintamu.

Iklan

6 Responses to “Kisah ku”

  1. very nice mbak..:)
    menunggu sesi selanjutnya…hehehe

  2. rindu ini seperti duri yang menusuk menyayat hati..
    terlalu jauh untuk dijangkau..
    terlalu dekat untuk dirasakan..
    aku perih dan terluka, namun kau tak tahu itu kan..?
    mencintaimu, kenapa begitu sulitnya…

    hiks hiks.. *meler dipojokan* :-))

  3. kekuatan cinta yang dahsyat..

  4. ah, bahasa galaunya : mak-jleb-jleb :’)

    kisah yang indah,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: