Seribu Tahun (05.07)

By pitzputz

5 Juli 2012

Category: Uncategorized

2 Comments »

Lang, berkurang lagi waktu ku, entahlah, setiap tanggal hari ini dalam tahunku, aku selalu melewatkannya dengan linangan air mata. Ku bilang, jika saja ini adalah hari terakhir dalam hidupku atau mungkin hidupmu, apa yang akan kau lakukan?

Maka, andai ini adalah hari terakhir dalam hidupku, mungkin yang ingin sekali ku lakukan sejak mengerjapkan mata, kala titik embun masih mendekap daun serta gigil membekukan sumsum adalah bersujud pada Tuhan – membersihkan hati, memohon ampun segala alpa dengan sesenggukan, dengan dada dan kepala yang bahkan terasa mau meledak.

Kemudian setelah setengah siang, aku akan berangkat kerja selayak biasa, bertemu pimpinan, lalu mengajukan undur diri dengan berjuta alasan, tentu saja tak lupa untuk berpamitan. Ya berpamitan, ku ingat ada satu kawan yang selalu ingin ku jumpai, bukan, bukan menjumpai dalam arti sebenarnya, tapi yang ku ingini hanyalah melihat dari kejauhan, mendekap hangat siluetnya, dan mengamati sepuas yang kubisa. Tahukah kau, lang, seseorang itu masih pernah begitu berarti, seseorang yang membuatku merasa setengah hidup dan setengah mati karna benci, benci sekaligus rindu kala mengenangnya.

Lalu setelahnya, jika ku lihat mentari mulai merenda lembayung, aku akan bergegas pulang, bercengkrama dengan senja bersama orang-orang tercinta, dan melepas tawa. Hingga akhirnya nanti di penghujung hari, akan ku tutup malam dengan senyum yang tak lekang, serta doa yang tiada kurang kupanjatkan, “Tuhan, jika Kau berkenan, ijinkan aku hidup lebih lama ya?”

p.s. tak perlu larut dalam duka, lang, aku hanya berusaha sekuat yang ku bisa, sebagai pengingat, demi masa yang tiada sia-sia.

Iklan

2 Responses to “Seribu Tahun (05.07)”

  1. mba pitz,,, you are amazing…
    so glad to know you…:)

    # always hope the best for my beloved sista… :-*

  2. kemaren aku cari kolom komennya koq ga ada ya? jadinya ga bisa ngucapin selamat tepat waktu deh.. 🙂

    eniwei…hepi besdey sekali lagi yaaa..
    semoga berkah selalu mengiringimu disisa usiamu (kita)…
    jangan pernah berhenti berharap..
    semoga selalu dalam kebahagiaan lahir dan bathin..
    wish u all the best in life ..

    mwaaaaaaaaaaaaahhhh..*kiss..kiss*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: