Menjaring Senja

By pitzputz

3 September 2012

Category: fiksi

2 Comments »

Berangkat senja usiamu, Lang.
Barangkali aku terlupa, kau pun bahkan telah menua sebelum aku datang,
lalu garis keriput serta helaian uban yang menghias itu,
mestinya menjadi penanda bahwa semesta berhasil melukisnya penuh warna,
dengan pola juga tekstur yang pas pada kanvasnya.

Lantas, cukupkah hadirku menggenapimu, Lang?
mampukah menjadi saksi demi sang waktu?
serta demi hari-hari kemudian, kala sang surya berangsur tenggelam.

p.s. maka maafkan, tentang cinta yang tak pernah sempurna

 

Iklan

2 Responses to “Menjaring Senja”

  1. hey…barangkali engkau terlupa….
    aku belum keriput dan ubanan……
    senantiasa kiyut en tampan… 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: